|
Al-Irsyad Online. Guna meningkatkan kerjasama yang lebih baik antara Al-Irsyad Al-Islamiyyah dengan pihak kedutaan Saudi Arabia yang akhir-akhir ini terjadi suatu komunikasi yang kurang intens, maka guna meretas kebekuan tersebut, Duta Besar Saudi Arabia pada hari Senin tanggal 14 Jumadil Akhir 1439 H atau tanggal 8 Juni 2009 M berkenan mengundang 14 personal Pimpinan Pusat untuk beramah tamah dan silaturahim di kediaman Duta Besar Saudi Arabian Syeikh Abddurahim Alkhayyat di Jalan Teuku Umar Jakarta. Acara ramah tamah tersebut kemudian dilanjutkan dengan makan malam bersama.
 Foto Bersama PP Al-Irsyad Al-Islamiyyah & Dubes Saudi Arabia
Hadir dari pihak Kedutaan Besar Arab Saudi adalah Duta Besar, Wakil Duta Besar, Atase Militer dan Atase Agama sementara rombongan Pimpinan Pusat dipimpin langsung Ketua Umum KH. Abdullah Djaidi.
Dalam sambutannya, Duta Besar Saudi Arabia menyampaikan tujuan silaturahim dengan Pimpinan Pusat Al-Irsyad Al-Islamiyyah ini merupakan anjuran dari Pemerintah Saudi Arabia kepadanya. Kami dititahkan untuk memperhatikan dan mempererat kerjasama dengan PP Al-Irsyad Al-Islamiyyah yang sejak awal berdirinya organisasi ini sudah mempunyai ikatan historis dengan Pemerintah Saudi Arabia. Beliau juga menegaskan bahwa sikap resmi Kedutaan Besar sebagai perwakilan Kerajaan Arab Saudi di Indonesia tetap menghormati semua aturan dan undang-udang yg berlaku di Republik Indonesia. Sebagai duta yang merupakan wakil negara, beliau tidak akan mencampuradukkan antara hubungan-hubungan pribadi dan institusi. Demikian pula Kedutaan Besar tidak ingin mencampuri dan apalagi terlibat dalam konflik internal organisasi. Dalam kapasitasnya sebagai perwakilan negara asing di RI, Kedutaan Besar tetap bersedia menerima dan bekerja sama dengan institusi manapun sejauh instusi tersebut diakui keberadaannya secara hukum oleh pemerintah Republik Indonesia.
Ketua Umum Pimpinan Pusat Al-Irsyad Al-Islamiyyah, KH. Abdullah Djaidi menyampaikan ucapan terimakasih terhadap niat baik Duta Besar dan jajarannya serta menyambut baik ajakan Kedutaan Besar untuk terus meningkatkan kerjasama antara kedua institusi demi terciptanya kemaslahatan khususnya kaum Muslimin di Indonesia. Ketua Umum juga menyatakan kefahamannya atas sikap Duta Besar Saudi Arabia terhadap institusi atau ormas lain tersebut.
Menyikapi konflik internal organisasi, Duta Besar tetap sangat mengharapkan adanya penyelesaian yang baik dan lebih senang sekiranya hanya ada satu organisasi Al-Irsyad Al-Islamiyyah. Menanggapi hal yang tersebut, Ketua Dewan Pakar PP Al-Irsyad Al-Islamiyyah, Ir. Ahmad Ganis, mengutarakan bahwa sebagai organisasi yg terbiasa berdemokrasi dan dengan pengalaman yang cukup panjang, maka insya Allah Al-Irsyad Al-Islamiyyah akan mampu menyelesaikan konflik internalnya dengan cara yang terbaik bagi warga dan kaum muslimin pada umumnya.
ZA.
|