Al-Irsyad Perkuat Peran Sosial

JAKARTA — Ketua Umum Al-Irsyad Al-Islamiyah, Abdullah Djaidi, menyatakan, organisasi yang dipimpinnya berupaya terus memperkuat peran sosialnya di tengah masyarakat. Penguatan peran sosial, kata dia, menjadi hal penting mengingat kondisi riil yang terjadi di masyarakat saat ini.

“Kemiskinan masih melanda dan bencana alam juga kerap terjadi di sejumlah daerah,” kata Abdullah saat memberikan sambutan dalam acara halalbihalal dan silaturahim Idul Fitri keluarga besar Al-Irsyad Al-Islamiyyah di Jakarta, Kamis (8/10) malam. Ia mengatakan, warga dhuafa dan korban gempa kini sangat membutuhkan perhatian dari seluruh komponen bangsa.

Sebagai wujud nyata kepedulian, ungkap Abdullah, beberapa waktu lalu pihaknya membentuk badan amil zakat, infak, dan sedekah (Bazis). Badan ini menghimpun dana dari masyarakat dan menyalurkannya kepada mereka yang berhak. ”Dana tersebut bisa disalurkan untuk kepentingan sosial amaliyah, juga dalam rangka dakwah dan pendidikan agama,” katanya.

Abdullah juga menyatakan, Al-Irsyad Al-Islamiyyah telah mendirikan posko bantuan untuk korban gempa Sumatra Barat. Menurut dia, bantuan yang diberikan tak hanya dalam bentuk fisik berupa keperluan sehari-hari, melainkan juga dukungan moral bagi para korban. ”Kami berharap para ulama dan dai berperan mengembalikan semangat mereka,” katanya.

Di sisi lain, Abdullah mengatakan pula bahwa Al-Irsyad Al-Islamiyyah juga akan terus meningkatkan perannya di bidang dakwah dan pendidikan. Selama ini, Al Irsyad memang telah berperan aktif dalam pendidikan dan dakwah. Ia mengatakan, Al-Irsyad telah memiliki sarana sekolah, masjid, rumah sakit, dan pondok pesantren.

Sarana-sarana tersebut, jelas Abdullah, tersebar di 23 wilayah dan 132 cabang Al-Irsyad di seluruh Indonesia. Dalam sambutannya di acara tersebut, Menteri Agama (Menag), Maftuh Basyuni, menyambut baik peran dan kontribusi Al-Irsyad kepada masyarakat, khususnya dalam pengembangan program pendidikan.

Menurut Maftuh, program yang dikembangkan Al Irsyad sejalan dengan program dan fokus perhatian Departemen Agama (Depag) sejak 2005. Ia mengatakan, saat ini lembaga pendidikan di bawah Depag, 92 persennya dikelola swasta.

Namun, ia mengakui banyak kalangan yang memandang sebelah mata. Depag terus berupaya mengubah kondisi ini. * yus

Sumber: Harian Republika

Al-Irsyad Tidak Haramkan Pemilu dan Kafirkan Anggota DPR

PRESS RELEASE PIMPINAN PUSAT AL-IRSYAD AL-ISLAMIYYAH
ATAS PEMBERITAAN DI TELEVISI TENTANG FATWA PEMILU HARAM DAN ANGGOTA DPR KAFIR OLEH “PERHIMPUNAN AL-IRSYAD”

Sehubungan dengan pemberitaan di Trans7 dalam laporan Khas Redaksi yang ditayangkan pada tanggal 4 Oktober 2009, mengenai haramnya hukum Pemilu dan kafirnya anggota DPR yang difatwakan dengan pemahaman agama yang sempit dan ekstrem oleh mereka yang menamakan dirinya sebagai “Perhimpunan Al-Irsyad”, maka dengan ini Pimpinan Pusat Al-Irsyad Al-Islamiyyah memberikan penjelasan sebagai berikut :

1. Bahwa kelompok yang menamakan dirinya sebagai “Perhimpunan Al-Irsyad” adalah sebuah organisasi yang didirikan pada Maret 2007 dan tidak mempunyai hubungan baik historis maupun yuridis dengan Perhimpunan Al-Irsyad Al-Islamiyyah yang telah berdiri sejak tahun 1914.

Perhimpunan Perhimpunan Al-Irsyad Al-Islamiyyah yang memiliki sarana sekolah, mesjid, rumah sakit, pondok pesantren yang tersebar di 23 wilayah dan 132 cabang di seluruh Indonesia tidak bertanggung jawab atas aktivitas dan pernyataan dan tindakan apapun juga yang dilakukan oleh mereka yang menamakan diri sebagai “Perhimpunan Al-Irsyad”.

2.  Keberadaan “Perhimpunan Al-Irsyad” tersebut sangat merugikan nama baik dan citra Perhimpunan Al-Irsyad Al-Islamiyyah yang telah berdiri sejak tahun 1914. Karenanya kami telah mengupayakan langkah hukum sesuai undang-undang yang berlaku di negara Republik Indonesia atas penggunaan nama dan logo yang mempunyai kesamaan pada pokoknya dengan logo dan nama milik Perhimpunan Al-Irsyad Al-Islamiyyah, dan kini aparat Kepolisian sedang melakukan pemeriksaan secara intensif terhadap “Perhimpunan Al-Irsyad” tersebut.

3.    Kepada seluruh masyarakat, Aparatur Pemerintahan, ormas-ormas Islam, Pimpinan Wilayah dan Pimpinan Cabang di seluruh Indonesia agar menjadi maklum adanya.

Terima kasih atas perhatian dan kerjasamanya.

Semoga Allah SWT senantiasa memelihara dan menjauhkan kita dari segala fitnah dan bencana.

Nasrun Minallahi Wa Fathun Qorieb.

PIMPINAN PUSAT AL-IRSYAD AL-ISLAMIYYAH

Ketua Umum,                         Sekretaris Jenderal,

ttd                                                         ttd

H. ABDULLAH DJAIDI       Dr. MOHAMMAD NOER

NIA: 1010120022                      NIA: 1010420028

Seruan PP Al-Irsyad Al-Islamiyyah Menanggapi Bencana Gempa Bumi di Padang

PRESS REALESE
PIMPINAN PUSAT AL-IRSYAD AL-ISLAMIYYAH

Dengan terjadinya gempa bumi yang melanda Padang baru-baru ini, maka dengan ini PP Al-Irsyad Al-Islamiyyah mengeluarkan seruannya sebagai berikut :

1. Bahwa gempa bumi yang melanda saudara-saudara kita di Padang Sumatera Barat merupakan musibah dan cobaan kita semua.

2. Kepada saudara-saudara kita yang tertimpa tersebut, semoga mendapatkan ketabahan, kesabaran dan bertawakal kepada Allah SWT. bagi mereka yang terluka, semoga Allah SWT memberikan kesembuhan. Dan bagi mereka yang wafat akibat gempa tersebut dengan tertimpa bangunan merupakan Syahid.

3. Dan kami menyerukan kepada segenap kaum muslimin agar senantiasa banyak beristigfar (mohon ampun) kepada Allah SWT dan banyak bersedekah khususnya dalam rangka membantu saudara-saudara kita yang tertimpa musibah.

4.  Kepada kaum muslimin diharapkan selepas shalat Jum’at besok dapat melaksanakan Shalat Ghoib untuk saudara-saudara yang wafat akibat gempa bumi di Padang Sumatera Barat tersebut.

5.  Kami berterima kasih kepada pemerintah Republik Indonesia yang langsung tanggap untuk segera membantu saudara-saudara kita yang tertimpa musibah di Padang Sumatera Barat.

6. Kepada para Ulama agar berperan aktif mengembalikan semangat dan minat masyarakat dengan dakwah yang menentramkan hati mereka dan mewujudkan amar ma’ruf dan nahi munkar dalam kehidupan masyarakat.

7.  Semoga Allah SWT akan selalu melindungi kita dari segenap musibah dan bencana.

Demikian seruan dan himbauan Pimpinan Pusat Al-Irsyad Al-Islamiyyah. Semoga bermanfaat bagi kepentingan umat bangsa Indonesia.

Jakarta,  12 Syawwal 1430 H.
01 Oktober 2009 H.

PIMPINAN PUSAT AL-IRSYAD AL-ISLAMIYYAH

 Ketua Umum,                    Sekretaris Jenderal

 KH. Abdullah Djaidi        Dr. Mohammad Noer