Pernyataan Sikap PC Al-Irsyad Bandung terhadap Aksi Barbar Israel di Gaza

PERNYATAAN SIKAP PIMPINAN CABANG AL-IRSYAD AL-ISLAMIYYAH BANDUNG TERHADAP AKSI BARBAR ISRAEL DI GAZA PALESTINA

Telah terungkap di berbagai media massa nasional dan Internasional bahwa di penghujung tahun 2008 Israel  menyerang Jalur Gaza secara besar-besaran. Perlu kita ketahui bahwa Israel telah mengembargo Jalur Gaza lebih dari satu setengah tahun yang lalu (Juni 2007). Sejak itu arogansi dan kedengkian Zionis Israel terhadap umat Islam khususnya yang tinggal di Jalur Gaza tersebut dituangkan dalam bentuk embargo, pembantaian warga tak bersalah, pengrusakan insfratruktur, penistaan penduduk yang terus menerus tanpa henti. Hari ini Israel telah menyiapkan mesin perangnya secara besar-besaran di darat, laut dan udara. Ratusan tank telah siaga di perbatasan untuk berusaha masuk ke Jalur Gaza.

Usaha Israel untuk menggempur Jalur Gaza sudah di mulai sejak satu minggu yang lalu, hal itu tergambar dengan jelas dalam beberapa hal:

1) Menyiapkan alat perang dan pasukan baik darat, laut maupun udara.

2) Memborbardir penduduk di Jalur Gaza melalui serangan udara.

3) Menembaki penduduk di Jalur Gaza menggunakan tank di rumah-rumah dengan alasan memburu para pejuang.

Setidaknya sampai saat ini sudah 350 muslimin bahkan mungkin lebih gugur akibat aksi barbar Israel, yahudi laknatulloh.

Oleh karena itu, kami Pimpinan Cabang AlIsyad AlIslamiyyah Kota Bandung menyatakan “MENGUTUK KERAS” aksi barbar zionis Israel ini dan meminta mereka untuk segera menghentikannya.

Kami MENDESAK :

1. Pemerintah Republik Indonesia agar lebih aktif  membantu terwujudnya Bangsa Palestina yang merdeka, termasuk merdeka dari terror sadis zionis Israel, sang penjajah. Hal ini juga sejalan  dengan amanat Pembukaan UUD 1945 yang tegas mengatakan bahwa Penjajahan di atas dunia harus segera dihapuskan, karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan.

2. Lembaga-lembaga Internasional agar serius membuka mata, bersikap adil dan segera mengirimkan bantuan kepada rakyat palestina, serta segera mendesak Israel untuk menghentikan aksi brutalnya sekarang juga.

Kami juga mengajak seluruh umat Islam di Indonesia khususnya dan di dunia pada umumnya untuk segera bersatu dan merapatkan barisan guna memberikan bantuan baik moril, materiil maupun spirituil untuk saudara-saudara kita di Palestina yang sedang didzalimi oleh Zionis Israel Laknatulloh.

Demi Alloh, kita akan diminta  pertanggungjawaban kelak di padang makhsyar akan segala nikmat yang telah Alloh berikan kepada kita semua.

Semoga Alloh SWT melindungi kita semua.

Bandung 29 Desember 2008

Pimpinan Cabang Al-Irsyad Al-Islamiyyah Kota Bandung

Ir. Husein Abud Attamimi (Ketua)

Pernyataan Sikap PB Pemuda Al-Irsyad tentang Pembantaian di Gaza

PERNYATAAN SIKAP PENGURUS BESAR PEMUDA AL-IRSYAD TENTANG PEMBANTAIAN DI GAZA (GAZA MASSACRE)

Sehubungan dengan aksi TERORISME BARBAR yang dilakukan pasukan Zionis Israel di Jalur Gaza hari-hari ini, Pengurus Besar PEMUDA AL-IRSYAD menyatakan:

1. MENGUTUK SEKERAS-KERASNYA aksi pasukan penjajah Yahudi itu. Ini adalah sebuah kejahatan kemanusiaan yang tidak malu-malu dilakukan oleh Israel secara telanjang di depan mata dunia.

2. Menyatakan KEKECAWAAN yang mendalam atas kembali gagalnya pemerintahan negara-negara Arab dalam menanggapi aksi terkutuk itu secara sepadan. Terutama kepada pemerintah Mesir yang tidak memberi kesempatan yang cukup kepada kaum muslimin dan bangsa Arab untuk memasuki pintu perbatasan Rafah, dan negara-negara Arab petro dollar yang enggan menggunakan pengaruhnya untuk menekan Israel dan Amerika Serikat -pendukung utama Israel- untuk menghentikan aksi terorisme skala besar mereka.

Karena pemerintah-pemerintah Arab tidak banyak berbuat untuk menyelamatkan rakyat Palestina, maka seharusnya mereka membiarkan para sukarelawan dan mujahidin bisa memasuki perbatasan Palestina-Mesir untuk membantu warga Gaza menghadapi para TERORIS YAHUDI itu.

3. Menuntut agar Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menghukum keras tindakan terorisme akbar yang dilakukan Israel itu, dan menyeret para pemimpin Israel ke Mahkamah Internasional karena telah melakukan KEJAHATAN KEMANUSIAAN yang SISTEMIK di Palestina. Bila PBB tidak mau melakukan itu, berarti PBB melalukan kemunafikan telanjang. Dan ini kian membuktikan bahwa PBB adalah lembaga yang diarahkan oleh kekuatan hegemoni dunia, terutama AS, terhadap bangsa-bangsa lemah. PBB dan dunia selama ini selalu bereaksi sangat keras terhadap aksi kekerasan ‘kecil-kecilan’ yang dilakukan oleh kelompok Palestina seperti Hamas dan Jihad Islam, tapi MEMBISU terhadap aksi TERORISME yang jauh lebih besar yang dilakukan AS dan Israel.

4. MENYERUKAN kepada seluruh warga Palestina, bangsa Arab, umat Islam, dan warga dunia yang punya nurani, untuk MEMBALAS perlakukan biadab Israel di Gaza dan tempat-tempat lainnya. Membalas adalah hak mereka yang dizalimi.

5. Menyerukan kepada seluruh kaum muslimin dan bangsa Arab untuk kembali menggalakkan AKSI BOIKOT terhadap produk-produk dari perusahaan yang selama ini MEMBANTU ZIONIS ISRAEL, seperti Coca Cola, Pepsi, McDonalds, KFC, Johnson & Johnson, Starbucks, dan lainnya. Jangan berikan uang Anda kepada erusahaan-perusahaan yang membantu bangsa zionis Israel itu embantai bangsa Palestina.

6. Menyerukan umat Islam di seluruh dunia untuk selalu BERDOA dan melakukan QUNUT NAZILAH bagi KEHANCURAN negeri dan bangsa ZIONIS ISRAEL.

Demikian pernyataan ini kami buat, dan semoga Allah Ta’ala membantu perjuangan para mujahidin di Palestina, Irak, Afghanistan, Somalia, Chechnya, dan di tempat-tempat lain. Semoga Allah Ta’ala meluluhlantakkan arogansi Zionis Israel. Semoga Allah Ta’ala menggerakkan hati-hati kaum muslimin seluruh dunia untuk membantu saudara-saudara mereka di Palestina dengan jiwa, harta, dan doa mereka.

Jakarta, 29 Desember 2008

PENGURUS BESAR PEMUDA AL-IRSYAD

GEIS CHALIFAH (Ketua Umum)

MANSYUR ALKATIRI (Sekretaris Jenderal)

Pemuda Al-Irsyad Minta DPR Segera Undangkan RUU Pornografi

Al-Irsyad Online. Pengurus Besar Pemuda Al-Irsyad meminta DPR RI segera mengundangkan RUU Pornografi yang selama ini terus tertunda. UU tentang Pornografi ini sangat mendesak diperlukan sebagai payung hukum untuk memberantas pornografi, yang selama ini tidak efektif dengan menggunakan KUHP.

Dalam suratnya ke Panitia Khusus (Pansus) RUU Pornografi beberapa hari lalu, PB Pemuda Al-Irsyad juga menyatakan bahwa terus tertundanya pengundangan RUU ini telah dimanfaatkan oleh kalangan industri pornografi dan pendukungnya, serta elemen anti Islam untuk menciptakan situasi sosial dan politik yang tidak menguntungkan bagi persatuan dan kesatuan negeri ini, serta untuk melegitimasi percabulan di seluruh negeri.

PB Pemuda Al-Irsyad menilai PANSUS RUU PORNOGRAFI DPR RI selama ini telah melakukan banyak kompromi untuk memenuhi tuntutan sebagian kecil elemen masyarakat yang menolak diundangkannya RUU tersebut. Dan untuk itu Pemuda Al-Irsyad sangat menyesalkan, karena draft terakhir RUU tersebut telah menghilangkan banyak sekali poin penting yang diperlukan guna menjaga moral bangsa seperti dalam draft terdahulu.

“Namun para penolak RUU tersebut tetap saja menolak pengundangan RUU Pornografi ini dengan alasan yang tidak logis dan dibuat-buat. Kentara sekali tujuan ereka untuk melindungi industri pornografi, termasuk dengan mengancam keutuhan NKRI segala.”

“Maka, agar situasi sosial dan politik tidak berlarut-larut terjebak dalam pro-kontra yang diciptakan ‘kalangan jahat’ itu, kami meminta dengan sangat agar DPR RI segera MENGESAHKAN RUU Pornografi menjadi UNDANG-UNDANG.”

Semoga Allah Ta’ala memberi kekuatan pada semua orang yang tulus memperjuangkan moral umat Islam dan bangsa Indonesia.*

sumber : http://www.pemudaalirsyad.or.id

PW Al-Irsyad Papua Akan Bangun Kompleks Pendidikan Al-Irsyad

Pimpinan Wilayah Al-Irsyad Papua akan mendapat tanah waqaf di kawasan Abepura, Jayapura. Di atas tanah itu direncanakan akan dibangun kompleks pendidikan Al-Irsyad, dari tingkat Taman Kanak-Kanak sampai Perguruan Tinggi.

Demikian dilaporkan oleh PW Al-Irsyad Papua saat bertemu dan berdialog dengan sekretaris jenderal Pimpinan Pusat Al-Irsyad, Dr. Mochamad Noer, di Jayapura, medio Agustus lalu. Untuk memuluskan rencana besar tersebut, PW Papua minta partisipasi dari PP Al-Irsyad.

Hadir pula dalam dialog itu staf pengurus dari PC Al-Irsyad Kota Jayapura dan Kab. Keerom.

Rencana Al-Irsyad Papua itu direspon positif oleh Sekjen PP. “PP berkomitmen penuh membantu setiap kegiatan PW dan PC dalam batas-batas kemampuan yang ada,” katanya. Khusus mengenai kompleks pendidikan, sekjen meminta PW Papua memprioritaskan pengurusan tanah wakaf itu, serta segera memulai pembangunan dari Taman Kanak-Kanak.

Dalam acara dialog itu PW Jayapura dan kedua PC (Jayapura dan Keerom) berharap agar PP Al-Irsyad agar lebih memperhatikan kegiatan di cabang-cabang yang Islam menjadi minoritas. Dilaporkan pula bahwa PW Papua sedang merencanakan pendirian cabang baru di tiga kabupaten, yaitu Kab. Jayapura, Merauke, dan Timika.

“PP menyambut baik upaya mendirikan cabang-cabang yang telah direncanakan oleh PW Papua,” kata Sekjen.

Menanggapi permintaan irsyadiin di Papua agar Pimpinan Pusat menerbitkan media yang bisa menjadi sarana komunikasi seluruh irsyadiin, termasuk di Papua, Sekjen juga meresponnya dengan baik. “Insya Allah PP akan mengaktifkan kembali Mimbar Al-Irsyad yang pernah terbit di tahun 2007, dan dalam bulkan Agustus 2008 ini akan segera diterbitkan,” kata Sekjen.

Namun Sekjen juga meminta maaf karena PP saat ini belum dapat memberi bantuan untuk menaikkan honor guru-guru di sekolah-sekolah Al-Irsyad, khususnya di Kab. Keerom. Ini karena keterbatasan sana yang dimiliki PP.

Sebagaimana diketahui, di Kab. Keerom sudah cukup lama terdapat Kompleks Pendidikan Al-Irsyad, dari TK sampai Madrasah Aliyah (MA). Semakin hari animo masyarakat makin besar untuk menyekolahkan anaknya di sekolah Al-Irsyad. Tapi karena keterbatasan finansial, mereka hanya bisa memberi honorarium yang sangat kecil terhadap para guru. Namun para guru itu tetap punya semangat tinggi untuk mengajar dan memajukan sekolah itu, meski honor yang diperoleh hanya cukup untuk makan paling lama satu minggu saja. Keikhlasan menjadi pendorong utama para guru itu mengajar di sekolah Islam Al-Irsyad, di tengah kepungan sekolah misionaris yang besar dananya.

Untuk sedikit membantu, dalam kunjungan kerja tersebut PP memberi bantuan berupa buku-buku paket untuk Madrasah Ibtidaiyah (kelas 1-6), serta beberapa alat peraga TK, seperti mandi bola, serta dana sebesar Rp 5 juta untuk bantuan pendidikan di Keerom.

Sehari sebelumnya, sekjen PP diundang jamuan makan oleh ketua PW Al-Irsyad Papua, Dr. M. Musa’ad, M.Si, yang juga dosen senior di Universitas Cenderawasih.* (MA)

Eksekusi Kramat Raya 25 Berjalan Mulus

Alhamdulilah, silang sengketa terhadap gedung sekretariat Al-Irsyad Kramat Raya 25 pun berakhir. Dan penggunaan gedung tersebut kini menjadi kewenangan Pimpinan Pusat Al-Irsyad yang sah.

Pengadilan Negeri Jakarta Pusat telah melakukan eksekusi gedung milik Al-Irsyad Al-Islamiyyah itu pada hari Jumat, 29 Agustus 2008. Eksekusi yang berlangsung mulus tersebut sesuai keputusan Mahkamah Agung No. 1702 K/PDT/2004, dimana kemudian kewenangan penggunaannya diserahkan kepada Pimpinan Pusat Al-Irsyad Al-Islamiyyah dibawah pimpinan H. Abdullah Djaidi.

Dalam eksekusi itu, tim eksekutor dari PN Jakarta Pusat yang berjumlah empat orang dipimpin oleh Jerry B. Rampen SH, dibantu petugas dari Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, Kodim 0501 Jakarta Pusat, Pamong Praja Jakarta Pusat, dan Kogar  DKI Jakarta.

Hadir menyaksikan pengambilalihan gedung tersebut antara lain H. Abdullah Djaidi (ketua umum PP Al-Irsyad), Ridho Baridwan SH (wakil ketua umum), Ir. Hisyam Thalib (wakil ketua Dewan Istisyariah), Geys Chalifah dan Mansyur Alkatiri (ketua umum dan sekretaris umum PB Pemuda Al-Irsyad), Malik Bawazir (kuasa hukum PP Al-Irsyad), Zeyd Amar (kepala sekretariat PP Al-Irsyad), dan pengurus PP lainnya, serta para aktifis Pemuda Al-Irsyad dari Jakarta dan Bogor.

Pelaksanaan eksekusi sebelumnya sempat dihalangi oleh segerombolan orang yang dipimpin Ja’far Thalib dan pengacara Muadz Mashadi. Namun upaya melawan hukum itu akhirnya tak berarti apa-apa di hadapan tim eksekutor.

Pelaksanaan eksekusi ini diliput oleh banyak media massa, baik cetak maupun elektronik.

Kepada wartawan ketua umum PP Al-Irsyad H. Abdullah Djaidi menyatakan pihaknya bersyukur atas berlangsungnya eksekusi tersebut sesuai yang diharapkan.

“Dengan diserahkannya kembali kantor sekretariat Al-Irsyad ini menandakan telah selesainya seluruh permasalahan internal Perhimpunan Al-Irsyad Al-Islamiyyah, yang telah menyita waktu dan energi cukup besar dari warga dan simpatisan Al-Irsyad,”  kata Abdullah Djaidi.

Abdullah Djaidi juga mengimbau kepada mereka yang selama ini berseberangan untuk menjadikan momen tersebut sebagai ajang bersatu kembali. Sehingga dapat bersama-sama mengantarkan Perhimpunan menuju cita-citanya demi kemaslahatan umat.

Gedung Al-Irsyad di Jl. Kramat Raya bernomor 25 itu terdiri dari empat lantai dan saat ini disewa oleh Sekolah Tinggi Manajemen Informatika Nusa Mandiri, PT Al-Wahida Marketing Inc., dan Course Make Easy (COME). Untuk itu eksekutor PN Jakpus menetapkan bahwa sejak tanggal 29 Agustus 2008 semua penyewa hanya berurusan dengan PP Al-Irsyad Al-Islamiyyah dibawah kepemimpinan H. Abdullah Djaidi.

Pimpinan Pusat juga memiliki wewenang penuh terhadap semua aset dan area gedung utama, serta dibenarkan untuk membangun apapun juga di area tersebut.

Kendati jalannya eksekusi berjalan mulus, masih  ada sedikit masalah yang segera akan ditindak-lanjuti, yaitu bangunan Sekretaria Al-Irsyad bernomor 23-G yang terletak di sisi kiri belakang gedung utama Al-Irsyad yang dari dulu menjadi sekretariat resmi PP Al-Irsyad sejak era kepemimpinan Geys Amar, SH. Sayangnya pihak kuasa hukum Yayasan Dana Bantuan tidak mengakui adanya sekretariat tersebut.

Menghadapi ketidakjujuran pihak kuasa hukum mereka itu, ketua umum PP Al-Irsyad Abdullah Djaidi bertekad untuk menyelesaikan masalah tersebut sampai tuntas. Ia mengharapkan semua pihak bersikap jujur dan terbuka, tidak menutup-nutupi yang haq. Apalagi ini menyangkut amanat umat yang harus dipertanggungjawabkan di dunia dan akhirat. (* ZA )

PP Al-Irsyad Siap Bantu KPK Perangi Korupsi

 Pimpinan Pusat Al-Irsyad Al-Islamiyyah siap membantu dan bekerjasama dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam ikut menanggulangi akhlak bangsa yang sudah rusak akibat perilaku korup banyak pejabat negara. Sikap yang sama juga diungkapkan oleh Pengurus Besar Pemuda Al-Irsyad.

“PP Al-Irsyad siap membantu dan bekerjasama dengan KPK, sebab apa yang dilakukan KPK sangat baik untuk memperbaiki akhlak bangsa ini yang sudah porak poranda. Suatu bangsa akan jaya bila akhlaknya bagus, dan akan hancur bila akhlaknya hancur,” kata KH. Abdullah Djaidi, ketua umum PP Al-Irsyad Al-Islamiyyah dalam silaturahmi dan sosialisasi tugas KPK dengan pengurus PP dan Pemuda Al-Irsyad di Jakarta, 13 Agustus lalu.

Sementara menurut Geis Chalifah, ketua umum PB Pemuda Al-Irsyad, perilaku korupsi para pejabat negeri ini sudah sangat keterlaluan dan harus segera dihentikan dengan cara apapun, termasuk hukuman mati. “Tanpa penegakkan hukum yang keras, gerakan anti korupsi akan sia-sia belaka. Ini karena watak bangsa ini yang sudah rusak, hingga tak takut lagi dengan hukuman yang ringan-ringan saja,” kata Geis yang juga menjadi moderator acara ini bergantian dengan Misyal Bahwal, wakil sekjen PP Al-Irsyad.

Dalam acara yang digelar oleh PP Al-Irsyad Al-Islamiyyah dan PB Pemuda Al-Irsyad itu hadir Wakil Ketua KPK, Chandra M. Hamzah, dan Direktur Lingkar Madani (LIMA) Ray Rangkuti. LIMA adalah LSM yang aktif dalam gerakan anti korupsi di Indonesia.

Chandra Hamzah mengawali presentasinya dengan menguraikan lima tugas pokok KPK, yaitu koordinasi, supervisi, penyelidikan sampai penuntutan, pencegahan, dan monitoring. Lima tugas itu bisa juga diringkas menjadi tiga saja, yaitu: supervisi, pendidikan, dan penindakan.

“Jadi kedatangan kami di Al-Irsyad ini adalah dalam rangkas melaksanakan salah satu tugas pokok KPK, yaitu pendidikan,” kata Chandra.

Menurut Hamzah, tugas KPK yang paling utama sebenarnya adalah pencegahan korupsi, sementara kasus-kasus pengungkapan korupsi dan penangkapan itu bukan yang paling penting.

Dalam kesempatan ini Chandra juga menjawab kritik sebagian orang terhadap KPK yang menganggap kinerja KPK dalam mengembalikan uang negara tidak sepadan dengan anggaran yang dialokasikan bagi lembaga ini. Katanya, anggaran KPK untuk tahun 2008 adalah Rp 200 milyar, dan selama tahun ini KPK sudah menyelamatkan uang negara sebesar Rp 400 miliar, dan dalam waktu dekat akan bertambah lagi sekitar Rp 160 miliar. Untuk tahun ini targetnya minimal Rp 500 miliar,” kata Chandra.

“Kita juga melakukan monitoring dan pencegahan, dan itu tidak ternilai dalam menyelamatkan uang negara yang belum dikorupsi,” tambahnya.

Sementara itu, Ray Rangkuti menilai tindakan KPK menangkap para pejabat korup  sebagai shock terapy yang memang diperlukan, guna menimbulkan efek jera bagi para pejabat lainnya. Tapi katanya, KPK masih belum mampu mengubah paradigma pejabat dan penyelenggara negara yang tetap saja korup. “Ke depan KPK harus lebih mengarah pada perbaikan dan pengubahan paradigma ini,” katanya.

Ray Rangkuti yang mantan aktifis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), seperti Chandra Hamzah, dengan miris mengungkapkan bahwa Korupsi di Indonesia saat ini sudah seperti ibadah saja. Orang sudah tidak merasa salah melakukannya, bahkan menaggapnya sebagai bagian dari ritual hidup yang wajib dilakukan. Padahal efeknya sangat menyengsarakan rakyat.

“Selama korupsi terus menjadi bagian dari penyelenggaraan negara, maka rakyat takkan sejahtera,” katanya.

Ray juga menyoroti lemahnya kalangan ulama dalam mengampanyekan gerakan anti korupsi dalam khotbah-khotbah dan ceramah mereka. Maka ia dan kawan-kawan kini mencoba membuat pelatihan khusus bagi para dai dan mubaligh dalam soal pemberantasan korupsi ini. Ia juga berharap Al-Irsyad dan ormas-ormas Islam lainnya bisa duduk bersama membuat modul anti korupsi dari perspektif agama Islam.

Menutup acara ini, ketua umum PP Al-Irsyad H. Abdullah Djaidi menegaskan bahwa para koruptor tidak akan dikabulkan doanya oleh Allah Ta’ala, sebab doa yang dikabulkan hanyalah doa orang-orang yang makan dari rezeki yang halal saja. “Jadi, seseorang doanya akan dikabulkan Allah hanya kalau dia memperbaiki makanannya, hanya makan yang halal saja,” katanya.* (MA)