Rekomendasi Musyawarah Pimpinan Al-Irsyad Al-Islamiyyah 2007

logo-alirsyadAlirsyad Online – Musyawarah Pimpinan Al Irsyad Al Islamiyyah yang diadakan di Jakarta pada tanggal 7-9 September 2007 mengeluarkan beberapa rekomendasi sebagai berikut:

INTERNAL:

1. Peserta Musyawarah Pimpinan mengajak seluruh Cabang dan Warga Al-Irsyad Al-Islamiyyah bersatu padu dan bernaung dibawah kepemimpinan yang sah, berdasarkan keputusan Mahkamah Agung RI. Hanya dengan bersatunya seluruh potensi Perhimpunan, maka Al-Irsyad Al-Islamiyyah bisa bekerja dengan maksimal dalam berkhidmat untuk kepentingan umat Islam.

2. Peserta Musyawarah Pimpinan sepakat untuk menjaga aset Perhimpunan di tingkat pusat dan daerah, agar tetap aman dibawah kepemilikan Perhimpunan Al-Irsyad Al-Islamiyyah. Untuk itu setiap yayasan yang menggunakan nama Al-Irsyad Al-Islamiyyah adalah merupakan badan hukum milik Al-Irsyad Al-Islamiyyah dan berada dalam koordinasi Majelis Waqaf dan Yayasan Al-Irsyad Al-Islamiyyah.

3. Peserta Musyawarah Pimpinan mendukung sepenuhnya pendirian LAZIS Al-Irsyad Al-Islamiyyah. LAZIS diharapkan bisa menjadi sumber dana bagi pemenuhan fasilitas pendidikan, dakwah dan aktifitas organisasi lainnya, baik di tingkat pusat dan daerah.

4. Peserta Musyawarah Pimpinan menyambut dengan positif akan didirikannya Sekolah Tinggi Dakwah Al-Irsyad “Rasyid Ridha” di Tawangmangu (Jawa Tengah). Diharapkan lembaga ini dapat melahirkan dai-dai yang memiliki komitmen ke-Islam-an dan ukhuwah yang tinggi, serta punya orientasi ke depan.

EKSTERNAL:

1. Menghimbau pemerintah untuk segera merealisasikan alokasi dana sebesar 20% dari APBN untuk pelaksanaan pendidikan nasional yang akan berdampak positif terhadap masa depan bangsa.

2. Peserta Musyawarah Pimpinan mendesak Mahkamah Agung untuk segera melaksanakan eksekusi terhadap keputusan kasasi Mahkamah Agung dan Peninjauan Kembali Mahkamah Agung RI Reg. No.1702 K/PDT/2005.

3. Peserta Musyawarah Pimpinan menyerukan kepada seluruh warga Al-Irsyad Al-Islamiyyah untuk mentaati keputusan Menteri Agama terkait dengan penetapan 1 Ramadhan 1428 H & 1 Syawal 1428 H.

4. Peserta Musyawarah Pimpinan meminta semua pihak yang berkaitan dengan kasus Munir untuk bersikap jujur dan transparan dalam penyelesaian secara tuntas masalah tersebut.

5. Peserta Musyawarah Pimpinan merasa prihatin terhadap berlarut-larutnya penyelesaian masalah Lapindo dan semua penyelewengan yang berkaitan dengan kasus illegal logging, illegal fishing, illegal mining, trafficking (perdagangan perempuan dan anak) dan kekerasan dalam rumah tangga.

6. Peserta Musyawarah Pimpinan menghimbau pemerintah untuk lebih berperan aktif dalam penyelesaian masalah di Kosovo, Palestina dan Sudan.

Jakarta, 26 Syaban 1428 H / 8 September 2007 M

MUSPIM Al-Irsyad Sahkan ART Baru

logo-alirsyadAlirsyad Online – Musyawarah Pimpinan (Muspim) Al-Irsyad Al-Islamiyyah yang berlangsung di Jakarta pada 7-9 Oktober berhasil mengesahkan Anggaran Rumah Tangga (ART) Perhimpunan Al-Irsyad Al-Islamiyyah yang baru, menggantikan ART yang lama. Pengesahan ART melalui Muspim ini merupakan amanat Muktamar 2006.

Selain mengesahkan ART organisasi, Muspim yang diikuti oleh Pimpinan Pusat dan 14 Pimpinan Wilayah (PW) Al-Irsyad ini juga mengesahkan beberapa rekomendasi Muspim, baik yang bersifat internal maupun eksternal.

PW yang hadir berasal dari: Jambi, Bengkulu, Lampung, Jawa Barat, DKI Jakarta, Jawa Timur, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Sulawesi Selatan, Bali, Nusa Tenggara Barat, Maluku Utara, Maluku, Papua. Beberapa PW mengirim pemberitahuan tidak bisa hadir dan menyatakan akan terikat dengan semua keputusan Muspim.

Diantara yang bersifat internal adalah upaya konsolidasi organisasi, pemeliharaan aset organisasi, pendirian LAZIS dan Sekolah Tinggi Dakwah Al-Irsyad.

Sedang rekomendasi yang bersifat eksternal menyangkut soal alokasi 20% dana APBN bagi bidang APBN, desakan pada Mahkamah Agung soal eksekusi sekretariat PP Al-Irsyad di Jalan Kramat Raya, penyelesaian tuntas kasus pembunuhan Munir, SH, soal penentuan awal Ramadhan dan Idul Fitri, dan lainnya.

PP Al-Irsyad Gelar MUSPIM 7-9 September di Jakarta

 

logo-alirsyadAlirsyad Online: Pimpinan Pusat Al-Irsyad Al-Islamiyyah akan menggelar Musyawarah Pimpinan (Muspim) di Jakarta, pada 7-9 September. Muspim akan diikuti oleh seluruh jajaran kepengurusan lengkap PP Al-Irsyad Al-Islamiyyah, termasuk Lembaga Istisyariyah dan Dewan Pakar, serta seluruh Pimpinan Wilayah (PW).

Muspim akan dilaksanakan di Gedung Diklat Perpustakaan Nasional, Jl Medan Merdeka Selatan No 11, Jakarta Pusat.

Sesuai amanat Muktamar ke-38 di Jakarta tahun lalu, agenda utama dalam Muspim nanti adalah pembahasan dan pengesahan Anggaran Rumah Tangga (ART) Perhimpunan Al-Irsyad Al-Islamiyyah yang baru.  Seperti diketahui, karena keterbatasan waktu, Muktamar lalu hanya mengesahkan Anggaran Dasar Al-Irsyad yang baru, sedang penyusunan ART baru diserahkan kepada Pimpinan Pusat dan disahkan dalam Muspim yang diikuti oleh para Pimpinan Wilayah.

Selain soal pengesahan ART, dalam Muspim nanti juga akan disosialisasikan Program Kerja Pimpinan Pusat Al-Irsyad periode 2006-2011, baik yang bersifat jangka panjang, menengah, dan jangka pendek, baik yang besifat umum maupun program khusus majelis-majelis. Diharapkan setiap PW nantinya mensosialisasikan program kerja PP itu ke cabang-cabang di wilayahnya, sekaligus menyesuaikan program di tingkat wilayah dan cabang dengan program kerja di tingkat pusat, demi tercapainya sinergi program di setiap lini Perhimpunan.

Selain itu, Pimpinan Pusat juga akan menjelaskan beberapa program baru yang akan menjadi andalan penghimpunan dana bagi amal kegiatan Perhimpunan Al-Irsyad, yaitu pembentukan Lembaga Amil Zakat, Infaq dan Shadaqah (LAZIS) Al-Irsyad. Lembaga yang legalitasnya sedang dipersiapkan secara khusus dan serius ini, tidak hanya menjadi wadah penyaluran zakat bagi para muzakki dan ahli shadaqah di lingkungan Al-Irsyad nantinya, tapi juga akan mengusahakan masukan zakat, infaq, dan shadaqah dari luar Al-Irsyad.

Selain itu, Pimpinan Pusat juga akan mempresentasikan penggunaan internet dan sms server sebagai sarana komunikasi antar anggota dan simpatisan Al-Irsyad di seluruh dunia, terutama untuk penyampaian informasi dan diskusi dua arah secara kontinyu. Penggunaan internet secara lebih luas ini sejalan dengan kemajuan pesat di bidang teknologi informasi yang menjadi nafas baru bagi peradaban manusia saat ini.

Dalam Muspim nanti, setiap PW yang hadir akan memberi laporan kegiatan dan program kerjanya. Untuk itu PP dalam suratnya ke PW-PW juga meminta seluruh PW mempersiapkan laporan yang antara lain berisikan:

– Data dan kondisi cabang yang berada di bawah PW tersebut.
– Data kepengurusan wilayah dan cabang
– Data yayasan, sekolah dan pesantren, termasuk guru dan siswanya
– Data rumah sakit dan puskesmas, termasuk tenaga dokter dan para medis lainnya.*