Pemuda Al-Irsyad Bentuk Posko Banjir Jakarta

Jakarta kembali tenggelam dalam banjir. Bahkan lebih dahsyat dibanding banjir 2002. Dan seperti biasa, aparat pemerintah daerah DKI Jakarta tak banyak berbuat untuk mencegah meluasnya banjir, dan membantu para korban yang harus banyak kehilangan harta benda, bahkan nyawa anggota keluarga mereka. Mereka sepertinya tidak pernah mau belajar dari pengalaman banjirsebelumnya.

Tanpa menunggu aksi negara yang tak kunjung nampak itu, Pengurus Besar (PB) Pemuda Al-Irsyad segera membentuk Posko Bantuan Banjir guna membantu warga korban bencana rutin ini di beberapa kawasan di Jakarta. Ketua PB Pemuda Al-Irsyad, Geis Chalifah, terjun langsung mengkoordinir kegiatan anak-buahnya, bekerjasama dengan Forsima Khatulistiwa dan Yayasan Rahmatan lil Alamin (YRA).

PB Pemuda Al-Irsyad menunjuk Zaid Talib Al-Haddadi (Ketua I) sebagai ketua Posko Banjir Pemuda Al-Irsyad, dan Lutfi Baktir (Ketua III) sebagai kepala operasi Posko.

POSKO KESEHATAN Pemuda Al-Irsyad secara resmi sudah menggelar pengobatan massal secara gratis di tiga wilayah, yaitu di Prumpung dan Cipinang (Jakarta Timur), serta Jumat (9/2) di kawasan Pesing (Tangerang). Ketiga wilayah itu belum tersentuh oleh lembaga bantuan lainnya, apalagi aparat pemerintah. Dalam operasional pengobatan gratis ini Posko Pemuda Al-Irsyad bekerjasama dengan Forsima Khatulistiwa dan Fakultas Kedokteran & Kesehatan Universitas Muhammadiyah Jakarta.

Di kawasan Prumpung (7/2), tidak kurang 153 pasien ditangani oleh 4 dokter (3 dari UMJ dan 1 dari Khatulistiwa). Sedang di Cipinang Muara (Kamis, 8/2), ditangani 121 pasien. Tim medis dari FKK UMJ mengirim 8 personel (terdiri dari 4 dokter plus 4 tenaga bantu), dibantu dr. Elly Ferial Kuddah plus 3 tenaga bantu dari Khatulistiwa.

Jumat (9/2) POSKO bergerak ke kawasan Pesing (sekitar Jl. Daan Mogot – Tangerang) yang sangat parah dihantam banjir. Targetnya sebanyak 200 pasien karena samapai saat ini belum ada pihak/lembaga yang memberikan pelayanan kesehatan disana.

POSKO BANJIR Pemuda Al-Irsyad sangat terbantu oleh bantuan dana dari para irsyadiin, khususnya yang dikoordinir Majelis Sosial dan Ekonomi PP Al-Irsyad Al-Islamiyyah, dan Lembaga Paguyuban Al-Khairiyah. Juga donatur perorangan, baik warga Al-Irsyad di Indonesia sampai yang tinggal di Amsterdam (Belanda). Kami juga memperoleh bantuan dana dari Badan Dakwah Islam PT Medco Energi E & P, dan Koperasi Nusantara (karyawan Medco).

Setelah penanganan bantuan ‘tanggap darurat’ banjir ini yang kemungkinan akan berakhir Minggu (11/2), POSKO BANJIR Pemuda Al-Irsyad bersama Majelis Sosial Ekonomi PP Al-Irsyad (yang diketuai Bp. Sulaiman Ganis), akan mengubah penanganan bantuan menjadi ‘Program Bantuan Pasca Banjir.’ Dalam periode Pasca Banjir ini, akan diberikan bantuan kepada para warga korban banjir yang tidak mampu, berupa kasur, kompor, buku-buku dan alat keperluan sekolah, seragam sekolah, dan lainnya.

Jadi, bantuan dari para donatur tetap ditunggu.

Salurkan bantuan dana Anda ke No. rek. 4501184611, BCA Cabang Bidakara (atas nama: Zaid Thalib).

(Setelah transfer harap konfirmasi via SMS ke: 0815-8886274)

Untuk bantuan berupa barang, silakan dikirim ke sekretariat PP Al- Irsyad Al-Islamiyyah, Jl. Kalibata Utara II No. 84, Jakarta Selatan.

Bantuan barang yang direkomendasikan:
1. Susu-makanan bayi
2. Susu untuk anak-anak
3. Pakaian dalam wanita (baru)
4. Kasur (juga bantal)
5. Pakaian luar pantas pakai
6. dll.

(MA)